4 Cara Sampaikan Pendidikan Sex Pada Anak Secara Bijak Tanpa Vulgar

By Categories : Kesehatan, Tanya jawab

Cara sampaikan pendidikan sex pada anak secara bijak – Sebagai orang tua tentunya merasa miris setelah mendengar kasus pedophilia dan asusila terhadap anak dibawah umur yang semakin marak. Dari tahun ke tahun kasus pedophilia dan asusila anak ini semakin meningkat hal tersebut terbukti dengan terkuaknya grup loly candy yang membuat geger masyarakat Indonesia dimana grup tersebut sudah memiliki member lebih dari 7 ribu. Dengan banyaknya member tersebut bisa dipastikan bahwa pemangsa anak-anak di Indonesia jumlahnya tidak sedikit.

Sebagai orang tua juga harus memberikan pendidikan dan pengetahuan sex kepada anaknya. Tidak harus menunggu remaja, namun bekali anak dengan pendidikan seksualitas sejak dini agar anak-anak tidak menjadi korban pedophilia berikutnya. Pelaku pedophilia maupun asusila tidak hanya dilakukan oleh orang asing, namun kebanyakan kasus asusila justru dilakukan oleh orang terdekat. Oleh sebab itu peran orang tua khususnya seorang Ibu dibutuhkan di sini. Agar terhindar dari pedophilia, orang tua khususnya ibu bisa melakukan cara sampaikan pendidikan seks pada anak secara bijak berikut ini:

Sesuaikan dengan Daya Tangkap

 Pendidikan Sex Pada Anak

Pendidikan Sex Pada Anak

Setiap anak memiliki daya tangkap yang berbeda-beda, oleh sebab itu cara sampaikan pada anak secara bijak yang pertama adalah menyesuaikan dengan daya tangkap anak agar anak tidak menjadi salah tangkap. Jika anak salah tangkap dia tidak akan mampu mengerti apa yang orang tua sampaikan. Ada anak yang bisa langsung menangkap apa yang orang tua sampaikan, namun ada juga anak yang lambat menangkapnya. Untuk anak yang memiliki daya tangkap lambat, orang tua bisa memberikan pendidikan sex secara perlahan-lahan dan berulang-ulang sampai anak paham dengan apa yang orang tua sampaikan.

Hindari Gaya Mengajar

Orang tua khususnya ibu adalah sosok yang paling dekat dengan anaknya, tugas ibu adalah untuk mendidik dan merawat anak dengan sebaik-baiknya. Selain memberikan pendidikan tentang norma dan perilaku, ibu berkewajiban untuk memberikan pendidikan kepada anaknya.

Pendidikan Sex Pada Anak usia dini

Pendidikan Sex Pada Anak usia dini

Hal yang harus diperhatikan orang tua adalah hindari gaya mengajar. Orang tua mendikte anaknya seolah-olah orang tua orang yang paling benar, kebanyakan anak membenci gaya berbicara yang seperti ini. Namun orang tua bisa membicarakan kepada anaknya seperti mengobrol biasa dan bercakap-cakap seperti biasanya. Anak akan merasa lebih nyaman ketika diajak berdiskusi dengan gaya berbicara seperti biasanya yang dilakukan dari hati ke hati.

Beritahu Mana yang Boleh dan Mana yang Tidak Boleh

Katakan mana yang boleh disentuh dan mana yang tidak boleh disentuh. Dengan begitu anak bisa tahu mana orang yang akan berbuat buruk kepadanya dimana orang tersebut mencoba untuk menyentuh area yang dilarang untuk disentuh. Selain itu ajarkan kepada anak untuk tidak berlarian selesai mandi dan dalam kondisi belum berbusana. Beri tahu kepada anak secara perlahan bahwa tanpa berbusana dan berlarian merupakan perilaku buruk yang tidak boleh dilakukan di depan umum.

Berikan Kesempatan untuk Bertanya

Pendidikan Sex Pada Anak usia dini

Pendidikan Sex Pada Anak usia dini

Orang tua harus memiliki wawasan yang luas, sehingga nantinya jika anak bertanya tentang hal yang belum diketahui, orang tua bisa menjawabnya. Jangan menjadi orang tua yang kaku, biarkan anak untuk bertanya mana penjelasan yang belum dia mengerti.

Terakhir hindari anak mengakses internet yang berbau pornografi, sebab sekali anak melihat konten berbau pornografi membran sel otak anak menjadi teracuni dengan konten tersebut. Rasa penasaran anak akan menjadi bumerang untuk dirinya sendiri. Oleh sebab itu orang tua harus selalu mengawasi anaknya dan tidak lengah.

Loading...