Anak Demam Tinggi? Waspadai Penyakit Berikut ini!

By Categories : Penyakit

Umumnya ada beberapa cara untuk mengatasi anak demam tinggi, salah satunya yaitu dengan cara melakukan identifikasi pada gejala demam yang terjadi. Faktor umum yang menjadi penyebab terjadinya demam adalah karena terinfeksi oleh virus tertentu. Akan tetapi meskipun disebabkan oleh virus, ada beberapa virus tertentu yang dapat membahayakan nyawa seseorang, salah satunya yaitu virus penyebab demam berdarah. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui beberapa penyakit, karena tak hanya demam berdarah saja yang memiliki gejala demam tinggi. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah jenis sakit demam yang harus diwaspadai.

anak demam tinggi

Inilah penyakit penyebab anak demam tinggi

Demam berdarah dengue (DBD)

Sudah menjadi rahasia umum  jika salah satu gejala demam berdarah dengue atau DBD adalah demam tinggi. Seorang anak yang mengalami panas tinggi yaitu 38 derajat celcius dan lebih dari 3 harus segera di bawa ke dokter terdekat untuk  mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Karena semakin cepat ditangani, maka hal ini dapat menurunkan resiko kematian pada anak. Selain demam tinggi, gejala demam berdarah yang paling mudah dikenali adalah nyeri di seluruh tubuh, pusing, mual, muntah hingga trombosit menurun.

Tifus

Yang kedua adalah tifus. Hampir setiap orang juga sudah mengetahui hal ini. untuk gejalanya sendiri pun hampir sama seperti demam berdarah, yaitu demam tinggi, kepala pusing, dan nyeri pada tubuh. Namun biasanya tifus dibarengi dengan diare yang cukup parah. Hal ini dikarenakan tifus diakibatkan oleh adanya infeksi yang terjadi dalam pencernaan. Oleh karena itu, seorang penderita tifus tidak boleh makan sembarangan untuk mempercepat proses penyembuhan. Beberapa makanan terbaik untuk penderita tifus antara lain bubur ataupun sup.

Meningitis

Ketika anak demam, Anda juga harus mewaspadai penyakit meningitis. Meningitis merupakan peradangan pada bagian otak yang pada akhirnya hal ini akan mempengaruhi jaringan pada sistem otak dan juga saraf. Jika tidak mendapatkan penanganan dengan baik penyakit ini dapat merusak organ otak hingga menyebabkan kematian. Gejala paling umum yang terjadi pada penderita meningitis adalah demam, sakit kepala hingga kejang.

Malaria

Selain DBD, malaria juga merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Biasanya nyamuk penyebab malaria berada di daerah tropis. Telat dalam penanganan juga dapat membahayakan bagi penderitanya. Biasanya penderita malaria akan mengalami demam tinggi dan tubuh menggigil.

HIV

Berikutnya adalah HIV. Umumnya penderita HIV akan mengalami gejala seperti demam ringan namun terjadi dalam waktu yang terus menerus. Keadaan ini juga dapat diatasi dengan menggunakan obat-obatan tertentu, akan tetapi gejala lainnya juga bisa muncul kembali. Ketika seseorang mengalami demam ringan dalam waktu seminggu atau lebih, sebiknya segera pergi ke dokter untuk memeriksakan diri.

Demam Viral

Penyakit yang perlu diwaspadai ketika anak demam tinggi selanjutnya adalah demam viral. Demam viral sendiri merupakan demam yang muncul akibat tubuh terinfeksi oleh virus. Umumnya demam ini sering dialami oleh anak dalam waktu 9 hari. Biasanya demam yang satu ini disertai dengan infeksi yang terjadi pada tenggorokan.

Infeksi Saluran Kemih

Demam juga sering dialami oleh seseorang yang mengalami infeksi saluran kemih. Akan tetapi demam yang muncul bukanlah demam tinggi, yaitu demam biasa yang disertai rasa nyeri pada bagian perut bawah serta perasaan terbakar kerika Anda akan buang air kecil. Jika si kecil mengalami hal ini segeralah Anda membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Chicken Guinea

Jenis demam yang satu ini disebabkan oleh nyamuk. Umumnya gejala dari chicken guinea ini hampir sama seperti malaria dan DBD. Namun tidak begitu berbahaya seperti kedua penyakit tersebut. Meskipun begitu, penyakit yang satu ini harus tetap mendapatkan penanganan.

Penanganan ketika anak demam

Seperti yang Anda ketahui demam merupakan hanyalah sebuah gejala, bukanlah suatu penyakit. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin mengobatinya pastikan Anda mengetahui penyebab dari demam yang dialami si kecil.

Selain mencari tahu penyebabnya, tak ada salahnya untuk mengompresnya dengan air hangat. Hindari mengompresnya dengan alkohol karena uap yang ditimbulkan akan berdampak buruk pada anak. Pastikan pula anak selalu minum air putih. Karena ketika anak dehidrasi hal ini dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius

Kapan harus membawa anak ke dokter?

Anda harus segera membawanya ke dokter, jika panas yang dialami si kecil lebih dari 38, 3 derajat celcius, demam yang terjadi selama 3 hari berturut-turut tanpa batuk dan pilek,  anak mengalami dehidrasi dan tak mau minum sama sekali, anak menangis secara terus menerus, kejang, sesak napas, diare dan volume air seni berkurang.

Nah itulah beberapa penyakit yang perlu diwaspadai ketika anak demam tinggi lengkap dengan bagaimana penanganan yang tepat dan kapan anak harus dibawa ke dokter.

Baca juga cara menaikkan trombosit pada pasien demam berdarah

Loading...
demam anak yang harus diwaspadai - waspadai panas bayi - panas tinggi dikarenakan trombositx tinggi - panas anak yang perlu diwaspadai - panas anak tinggi terus - makanan commenurunkan companas compd comanak - kematian pada anak karena demam - gejala panas tinggi terus menerus bayi - gejala demam tinggi pada anak - gejala dan penyebab demam tinggi anak - gambar anak - demam yg bgmn yg myebabkn kematian pd anak - demam tinggi yang harus diwaspadai - demam terus menerus - demam pada anak yang harus diwaspadai -