Inilah Jenis dan Jadwal Imunisasi Anak Paling Lengkap

By Categories : Kesehatan

Imunisasi merupakan salah cara untuk mencegah penyakit menular. Umumnya imunisasi ini diberikan kepada anak sejak masih bayi hingga remaja. Melalui program imunisasi ini. tubuh akan diperkenalkan dengan virus ataupun bakteri tertentu yang sudah dilemahkan atau dimatikan untuk merangsang sistem imun untuk membentuk antibodi.

jadwal imunisasi anak

Seperti yang kita ketahui antibodi yang terbentuk setelah imunisasi memiliki peranan untuk melindungi tubuh dari serangan mikroorganisme. Inilah yang disebut dengan kekebalan aktif. Akan tetapi hingga saat ini banyak orang tua yang belum memahami vaksin apa saja yang harus diberikan dan mulai kapan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah jenis dan jadwal imunisasi anak paling lengkap.

Urutan imunisasi dasar yang harus diberikan pada anak

Imunisasi hepatitis B

Saat bayi baru lahir, tepatnya 6 jam pertama atau maksimal 12 jam setelah lahir sebaiknya bayi harus diberi vaksin hepatitis B ini. Pemberian vaksin ini merupakan salah satu cara untuk mencegah masuknya virus penyebab hepatitis B (VHB). Seperti yang Anda ketahui ketika tubuh terserang hepatitis B ini dapat menyebabkan penyakit pada hati, salah satunya yaitu kanker hati.

Imunisasi polio

Ketika akan pulang ke rumah, bayi juga harus diberikan vaksin polio. Pemberian imunisasi polio berguna untuk menghindarkan bayi terhadap serangan virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

Imuniasi BCG (Bacillus Celmette-Guerin)

Jadwal imunisasi anak selanjutnya adalah imunisasi BCG. Pemberian vaksin BCG dilakukan pada saat memasuki usia satu bulan. Vaksin ini berguna untuk melindungi ketahanan bayi terhadap penyakit TB (Tuberkulosis).

Pemberian vaksin kombinasi

Dalam kurun waktu 2 hingga 4 bulan, bayi dipastikan harus mendapatkan kombinasi antara Pentabio yaitu kombinasi antara vaksin Difteri, Tetanus, Pertusis – Hepatitis N Rekombian – Haemophilus influenzae tipe b/Hib yang kemudian ditambah dengan vaksin polio. Di iusia tiga bulan, bayi harus diberi vaksin Pentabio ke-2 dan vaksin polio ke-2. Sedangkan pada usia empat bulan, bayi harus diberi Pentabio ke-3 dan vaksin polio ke-3. Dan ketika bayi berusia 18 bulan ia juga harus mendapatkan imunisasi vaksin Pentabio ke -4.

Imunisasi campak

Sebenarnya bayi sudah mendapatkan kekebalan campak dari ibunya. Akan tetapi semakin bertambah usianya, antibodi dari ibunya juga akan semakin menurun dan membutuhkan antibodi tambahan. Manfaat imunisasi campak ini berguna agar terbebas dari virus morbili. Ketika bayi sudah  berusia 9 bulan, maka ia wajib mendapatkan imuniasi ini. dan ketika bayi sudah memasuki usia 2 tahun, ia juga harus mendapatkan imunisasi campak ke-2.

Imunisasi DPT

Ketika anak sudah kelas 1 Sekolah Dasar, ia juga harus mendapatkan imunisasi DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus). Ketika anak sudah kelas 2 Sekolah Dasar, ia harus diberi suntikan DT (Difteri dan Tetanus) dan yang terakhir adalah ketika ia menginjak remaja yaitu usia 10 hingga 18 tahun ia harus mendapatkan imuniasi DT.

Mengenal Penularan Polio dan Gejala yang Ditimbulkan

Selain hepatitis dan campak, polio merupakan jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus PV atau poliovirus. Virus tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui mulut yang kemudian akan menginfeksi saluran usus. Virus ini juga dapat memasuki sistem aliran darah dan mengalir ke sistem saraf pusat. Sehingga dapat menyebabkan melemahnya otot.

Umumnya penderita polio tidak mengalami ataupun merasakan gejala awal apapun. Namun meskipun begitu Anda harus tetap mengetahui gejala yang ditimbulkan oleh virus ini. Flu merupakan gejala awal dari penyakit polio. Gejala flu yang dimaksud adalah flu di sertai demam tinggi, pusing, tidak enak badan, lesu, sakit perut, nyeri otot, sakit tenggorokan dan juga pusing.

Dan biasanya gejala-gejala tersebut akan hilang setelah satu minggu. Kelumpuhan yang diderita penderita polio umumnya hanya bersifat sementara dan perlahan-lahan gerak motorik otot akan pulih dalam beberapa minggu ataupun bulan.

Akan tetapi polio juga dapat menyebabkan kelumpujhan permanen dan jika virus ini sampai menyerang otot pernapasan penderita polio bisa mengalami kematian.

Ketahuilah Penularan Virus Polio Berikut Ini

Anda bisa tertular PVlewat percikan ludah saat batuk ataupun bersin. Anda juga bisa tertular penyakit ini lewat makanan ataupun minuman yang terkontaminasi oleh kotoran atau percikan ludah yang mengandung virus polio. Setelah virus tersebut masuk ke dalam mulut, PV akan berjalan ke tenggorokan dan turun ke perut. Di perut virus tersebut akan berkembang biak.

Dan beberapa kasus, virus PV akan masuk ke aliran darah dan menyebar ke sistem saraf. Oleh karena itu sangat penting sekali melakukan dan mengetahui jadwal imunisasi anak.

Pengobatan untuk Polio

Hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini. Pengobatan yang tepat untuk penyakit polio adalah penguatan sistem imun. Pasien mungkin akan dianjurkan untuk beristirahat di rumah dan olahraga otot untuk mencegah masalah persendian. Sedangkan untuk pencegahan hindari berdekatan dengan penderita polio dan melakukan suntik vaksin polio.

Nah itulah beberapa jenis dan jadwal imunisasi anak paling lengkap.

jadwal munisasi pentabio -