Sudah Tahukah Anda Syarat Donor Darah?

By Categories : Kesehatan

Mendonorkan darah kita adalah perbuatan yang mulia. Kita dapat membantu dan menyelamatkan banyak nyawa hanya dengan menyumbangkan sedikit darah kita. Selain itu, banyak penelitian menyebutkan bahwa manfaat donor darah baik untuk menjaga kesehatan kita. Untuk setiap tetes darah yang kita sumbangkan, tubuh akan mereproduksi ulang darah dengan yang lebih segar dan baru, sehingga tubuh pun akan terasa lebih segar dan sehat. Oleh karenanya, tak mengherankan apabila pemerintah mencanangkan gerakan donor darah yang difasilitasi oleh PMI setiap bulannya. Dan satu hal yang pasti, donor darah tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa syarat donor darah yang harus dipenuhi agar seseirang bisa menyumbangkan darah mereka.

manfaat donor darah,Lalu apa sajakah syarat donor darah itu?
syarat donor darah diberlakukan untuk memastikan bahwa darah yang kita sumbangkan itu benar-benar sehat, aman, dan terbebas dari penyakit. Ini penting untuk menghindari infeksi dan penularan penyakit yang justru dapat membuat sang penerima lebih menderita. Dan lebih spesifik, Anda bisa mempelajari beberapa syarat donor darah dibawah ini.
– Anda sudah berumur lebih dari 17 tahun. Batasan umur ini diberlakukan untuk memastikan tubuh sudah berkembang secara sempurna sehingga dengan mendonorkan darah tidak akan mengganggu proses pertumbuhan sang donor.
– Berat badan Anda melebihi 45 kg. 45 kg adalah asumsi berat badan minimal bagi rata-rata orang dewasa. Kurang dari berat tersebut dikhawatirkan pendonoran darah justru akan mengganggu kesehatan sang donor.
– Suhu badan normal, tidak sedang dalam keadaan demam atau menderita gejala penyakit tertentu.
– Tekanan darah dalam kondisi normal. Ini berarti bagi Anda yang menderita hipertensi atau sebaliknya tidak diperkenankan mengikuti aktifitas pendonoran.
– Denyut nadi teratur dan juga lolos tes uji hemoglobin.

Dan sekalipun Anda telah memenuhi semua syarat donor darah diatas, bukan berarti lantas Anda bisa dengan bebas melakukan donor darah sesering yang Anda mau. Para ahli sepakat bahwa intensitas donor darah yang diperbolehlan adalah maksimal 5 kali dalam setahun, dengan jarak 3 bulan antara masing-masing aktifitas donor.

Seberapapun Anda ingin membantu seseorang, terutama teman atau kerabat, dengan mendonorkan darah, hendaknya Anda tidak menutupi riwayat kesehatan Anda selama screening calon pendonor. Ini penting sebab jika Anda ternyata memiliki riwayat penyakit tertentu atau bahkan sedang menderita penyakit tersebut saat mendonorkan darah, hal tersebut justru dapat membahayakan sang penerima. Jadi sebaiknya Anda berterus terang kepada petugas medis dan biarkan mereka yang menentukan apakah darah Anda aman atau tidak.

Adapun jenis penyakit yang penderitanya tidak diperbolehkan untuk mendonorkan darah diantaranya adalah pernah atau sedang menderita penyakit hepatitis B/C, TBC, Epilepsi, HIV/AIDS, penyakit darah, menjalani operasi besar dalam kurun waktu setahun terakhir, dan sedang hamil. Jadi jika Anda sedang berada pada situasi di atas, maka bisa dipastikan Anda tidak memenuhi syarat donor darah. Baca juga manfaat bekan bagi tubuh.

bolehkah orang kurus donor darah - apa seorang pendonor darah sedang junub bisa mendonorkan darah - Asam urat apakah boleh donor darah - ciri ciri donor darah - jika kita lolos donor darah apakah kita sudah bebas tbc - orang kurus donor darah - orang sakit bisa donor darah tidak? - apakah orang yang kurus boleh mwndonorkan darah -