Bahaya Daging Babi Bagi Kesehatan

By Categories : Penyakit

Jika sebelumnya kita telah membahas mengenai makanan berbahaya bagi kesehatan manusia yang salah satunya adalah daging babi. Maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas secara lebih spesifik mengenai bahaya daging babi bagi kesehatan. Babi adalah hewan yang dagingnya diharamkan untuk dikonsumsi bagi umat muslim di dunia. Alasan daging babi diharamkan karena babi merupakan hewan yang sangat kotor dan dapat memicu berbagai penyakit bagi manusia. Pernyataan tersebut semakin dikuatkan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuan modern di dua negara Timur dan Barat yaitu China dan Swedia. Menyebutkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama dari kanker anus dan kolon. Hal ini dikarenakan daging babi memiliki banyak kandungan parasit, bakteri, dan virus yang sangat berbahaya.

bahaya daging babi bagi manusia
Bagi masyarakat yang suka mengonsumsi daging babi memiliki potensi besar mengidap berbagai penyakit. Hal itu dikarenakan oleh parasit, bakteri dan virus yang terdapat pada daging babi. Lantas apa sajakah bahaya dari daging babi bagi kesehatan dan penyakit yang ditimbulkan? Berikut adalah penjelasannya!

Penyakit yang disebabkan oleh daging babi

Penyakit Cacing Pita

Inilah salah satu penyakit yang menjadikan alasan mengapa daging berbahaya bagi kesehatan. Bahaya yang pertama adalah dapat menyebabkan penyakit cacing pita. Cacing pita yang berasal dari daging babi masuk ke dalam tubuh dengan cara di konsumsi ini memang sangat berbahaya. Dimana dapat menguras nutrien dalam saluran pencernaan. Maka dengan begitu kebanyakan penderita akan mengalami kurang gizi dan masih banyak lagi penyakit lainnya. Untuk lebih jelasnya Anda bisa membaca cara penularan cacing pita pada manusia.

Penyakit Radang Paru-paru

Bahaya daging babi bagi kesehatan selanjutnya adalah dapat menyebabkan peradagan paru-paru atau paragonimiasis. Penyakit ini terjadi karena disebabkan oleh parasit yang terdapat dalam daging babi. Adapun jenis parasit tersebut bernama p. westermani dan pulpanoris yang memiliki potensi menyerang paru-paru dan menyebabkan peradangan yang cukup parah. Jika penyakit tersebut tidak ditangani dengan cepat maka akan berakibat pada kematian.

Penyakit Balantidiasis

Penyakit ini terjadi akibat karena parasit yang terdapat pada daging babi yaitu balantidium coli. Parasit ini adalah protozoa yang terdapat di dalam sekum dan usus besar babi yang berkembangbiak di saluran pencernaan. Parasit ini jika sudah masuk dalam tubuh manusia maka akan mengakibatkan disentri akut dan menurun pada organ vital manusia.

Menyebabkan berat badan berlebih

Bahaya selanjuntya adalah dapat menyebabkan berat badan berlebih atau obesitas. Jika dibandingkan dengan daging lainnya, daging babi merupakan salah satu jenis daging yang kaya akan kandungan lemak yang sangat tinggi. Kandungan lemak yang tinggi inilah yang dapat menyebabkan obesitas. Tahukah Anda bahwa obesitas juga merupakan suatu kondisi yang dapat memicu penyakit berbahaya dan mematikan?

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh obesitas antara lain diabetes, jantung, tekanan darah tinggi dan bahkan stroke. Tak hanya itu saja, seseorang yang memiliki berat badan berlebih juga dapat berdampak pada kegiatan kita sehari-hari, seperti tubuh sulit untuk bergerak, mudah lelah serta mudah sesak nafas.

Dapat menghambat peredaran darah

Bahaya daging babi selanjutnya adalah dapat menghambat peredaran darah. Umumnya daging babi juga kaya akan nutrisi seperti zat besi dan selenium yang dapat melancarkan peredaran darah. Meskipun begitu, kandungan lemak dalam daging babi juga dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah. Penyumbatan pembuluh darah dapat memicu berbagai macam penyakit, diantaranya yaitu penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke dan bahkan kematian. Hal ini dikarenakan ketika peredaran darah terhambat dapat menyebabkan pasokan oksigen dan juga darah yang menuju ke organ tubuh menjadi terganggu. Dan tentunya kondisi ini dapat membuat kinerja organ tubuh menjadi tidak optimal.

Meningkatkan kadar kolesterol

Sudah dijelaskan tadi bahwa kandungan lemak yang tinggi pada daging babi pastinya akan berakibat buruk bagi kesehatan. Selain dapat menyebabkan obesitas, kadar lemak yang terlalu tinggi pada daging babi juga dapat menyebabkan meningkatnya kolesterol. Kadar kolesterol tersebut dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kronis, mulai dari penyumbatan pembuluh darah, sesak nafas, mudah mengantuk, kurang berkonsentrasi, jantung koroner, asam urat hingga stroke.

Cacing pita sendiri dapat menyebabkan beberapa masalah pada kesehatan. Lantas apa saja bahaya kesehatan yang disebabkan oleh cacing pita? Cacing pita yang masuk ke dalam tubuh manusia dapat menyebabkan gatal pada kulit, kejang-kejang, sulit buang air besar, mual dan muntah, selera makan menurun, sakit perut dan diare. Dan jika seseorang mengonsumi daging ini secara terus menerus, dalam jangka waktu yang lama cacing pita dapat berkembang biak di dalam tubuh manusia.

Nah itulah penjelasan mengenai bahaya daging babi bagi kesehatan. Namun sebelum kita menutup pembahasan kali ini, hal yang harus selalu Anda ingat adalah lebih baik mencegah dari pada mengobati.

bahaya daging babi - zat yang ada ditubuh babi dan dampak negatif nya disehat com - epek penyakit yg di timbulkn mengkonsumsi daging babi - efek jangka panjang mengkonsumsi daging babi - dampak memakan daging babi bagi kesehatan - dampak daging babi bagi manusia - daging babi menurut menurut medis - daging babi menurut kedokteran - bakteri yang ada di babi - bakteri pada daging babi - babi berbayaka bagi kesehatan - artikel tentanf kandungan yg ada pada tubuh babi dan dampak negatif memakannya - artikel bahaya mengkonsumsi daging babi - artikel atau referensi tentang bahaya mengkonsumsi daging babi bagi kesehatan tubuh - apa saja penyakit mengensumsi daging babi -