Efek Samping Kulit Manggis Bagi Kesehatan

On Monday, June 3rd, 2019 Categories : Obat

Ternyata efek samping kulit manggis itu ada. Sekarang ini banyak produk herbal yang memanfaatkan hasil ekstraksi dari kulit manggis karena khasiatnya yang sangat luar biasa. Ya, memang kulit manggis terkenal dengan kandungan nutrisinya yang tinggi sehingga banyak orang yang mengkonsumsinya. Nutrisi-nutrisi tersebut dapat digunakan untuk pengobatan penyakit seperti

  • Antioksidan (melawan efek buruk radikal bebas)
  • Astringent (memantu penyembuhan sariawan dan gusi berdarah)
  • Antibiotika (membunuh kuman penyakit)
  • Antihistamin (melawan efek alergi)
  • Anti jamur (menghambat pertumbuhan jamur)
  • Antiinflamasi ( Anti peradangan)
  • Anti-diare (menyembuhkan diare)
  • alpha-amylase (menurunkan kadar gula darah)

Buah dan sayuran yang berwarna ungu memang identik dengan kandungan antioksidannya yang tinggi misalnya ubi ungu, bit, buah naga dan bunga kecombrang begitu juga manggis yang berwarna ungu sarat akan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Kulit manggis dipercaya sebagai obat berbagai macam penyakit. Namun, benarkah kulit manggis benar-benar aman saat dikonsumsi? Benarkah kulit manggis tidak menimbulkan efek samping? Bagaimana caranya agar kulit manggis aman dikonsumsi? Berawal dari pertanyaan inilah akhirnya dapat diketahui jika ternyata kulit manggis juga dapat memberikan efek samping terutama jika tidak diproses secara higienis.

Efek Samping Kulit Manggis Bagi Kesehatan

efek-samping-kulit-manggis

Efek samping kulit manggis bagi kesehatan

Pencernaan

Pada sebagian orang yang dapat memberi efek buruk bagi pencernaan jika dikonsumsi dalam jangka waktu lebih dari 26 minggu. Gangguan tersebut antara lain perut kembung dan refluks asam lambung. Masalah pencernaan ini dapat menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu seiring berhentinya mengkonsumsi kulit manggis. Jika anda akan mengkonsumsi ekstrak kulit manggis pertimbangkan hal ini terutama jika anda memiliki masalah pencernaan.[1]

Efek Pada Pengobatan kanker

Sudah diketahui umum bahwa kulit manggis memiliki anti oksidan yang mampu melawan radikal bebas termasuk mencegah kanker, karena inilah banyak orang mengkonsumsi kulit manggis saat pengobatan kanker tetapi mereka tidak mengetahui bahwa ada efek yang mungkin merugikan karena sedikitnya penelitian tentang hal ini.

Kulit manggis memang terbukti baik untuk mencegah kanker tetapi pasien yang menjalani kemoterapi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi herbal kulit manggis karena dapat terjadi interaksi dengan treatment yang diberikan dokter dan dapat mempengaruhi kadar gula darah.[2]

Dapat memperlambat pembekuan darah

Orang yang mengkonsumsi ekstrak kulit manggis proses pembekuan darahnya akan menjadi lebih lambat. Efek ini sangat merugikan bagi mereka yang dalam proses penyembuhan luka misalnya pasca operasi atau luka-luka setelah kecelakaan.

Orang-orang yang terdiagnosis perdarahan pada organ dalam juga sebaiknya menunda mengkonsumsi kulit manggis. Hindari mengkonsumsi ekstrak kulit manggis setidaknya dua minggu pasca operasi.

Dapat menyebabkan Asidosis laktat
Asidosis laktat adalah kondisi medis yang ditandai oleh penumpukan laktat di dalam tubuh. Ini terjadi karena pembentukan pH terlalu rendah dalam aliran darah. Gejala asidosis laktat antara lain rasa lelah, pusing, denyut jantung meningkat, nafsu makan berkurang, mual, nyeri hingga kram otot.

Mengkonsumsi jus manggis dalam waktu lebih dari 12 bulan bisa menyebabkan keadaan ini [3]. Bagi anda yang ingin menggunakan buah manggis sebagai suplemen, tidak disarankan mengkonsumsi ekstrak kulit manggis terus menerus dalam jangka waktu panjang.

Batas aman

Menurut penelitian yang dilakukan beberapa instansi, konsumsi kulit manggis untuk jangka pendek masih aman untuk digunakan selama masih dalam takaran dibawah 750 gram. Ukuran tersebut masih aman jika dikonsumsi.

Kulit manggis atau ekstrak kulit manggis tidak termasuk racun atau toxic sehingga tidak akan mempengaruhi profil kimia dalam darah, ginjal, dan juga hati jika dikonsumsi masih dalam dosis tidak lebih dari 750 gram. Tentu efek samping kulit manggis pasti ada, namun jika kita mengkonsumsinya masih dalam batasan wajar akan lebih aman. Karena sesuatu yang berlebihan memang tidak akan memberikan dampak yang baik.

Anda bisa membuat ekstrak kulit manggis sendiri ataupun membeli dalam sediaan siap minum yang banyak terdapat di apotek, toko obat dan toko online. Jika anda memutuskan untuk membuat sendiri pastikan membuatnya dengan higienis agar tidak tercemar bakteri dan jamur yang merugikan.

Artikel ini dibuat bukan untuk menjelek-jelekan manggis tetapi untuk memberikan pengetahuan bahwa dari segudang manfaat manggis yang bisa kita ambil jika kita tidak mengkonsumsinya dengan benar maka dapat menimbulkan efek samping. Pada dasarnya semua obat herbal juga demikian, kita harus mengetahui manfaat dan efek sampingnya dan dosis yang tepat agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi tubuh.

Tentunya kita berharap lebih banyak penelitian terkait buah dan kulit manggis supaya kita lebih mengetahui potensi penyembuhan yang dimilikinya dan efek samping manggis bagi kesehatan manusia.

[1]https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5986466/
[2]www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19442348
[3]www.mskcc.org/cancer-care/integrative-medicine/herbs/mangosteen