Gangguan Menstruasi dan Cara Mengatasinya

By Categories : Kesehatan

Menstruasi adalah ciri atau tanda bahwa seorang wanita telah beranjak dewasa. Terjadinya menstruasi dipengaruhi oleh otak pada bagian yang bernama hipotalamus. Pada bagian inilah yang akan mempangaruhi dan memerintahkan kepada kelenjar hipofiser untuk mengeluarkan hormon FSH (follicle stimulating hormone). Hormon inilah yang akan bekerja merangsang indung telur atau ovarium untuk menghasilkan sel telur. Jika sel telur berhasil dibuahi maka akan terjadi kehamilan, namun jika tidak dibuahi sel telur akan luruh dan terjadilah menstruasi tersebut.

Gangguan Menstruasi dan Cara Mengatasinya
Terkait dengan menstruasi secara normal menstruasi akan terjadi pada seseorang yang sudah beranjak umur 11-16 tahun, tapi semua tergantung dari faktor yang dapat memicu terjadinya menstruasi yaitu faktor kesehatan wanita, nutrisi, berat badan dan lain sebagainya. Sedangkan jangka waktu menstruasi akan dialami oleh wanita adalah 28 hari sesudah mengalami menstruasi pada bulan pertama dalam kurun waktu 7-15 hari. Tidak hanya itu saja, wanita yang mengalami menstruasi tentu saja akan mengalami banyak ganguan. Adapun gangguan yang umum terjadi saat menstruasi adalah sebagai berikut.

Berikut Gangguan Menstruasi yang Sering Dialami Wanita

Amenorrhea (terlambat datang bulan)

Gangguan yang pertama ini adalah salah satu yang sangat meresahkan kebanyakan wanita pada umumnya. Amenorrhea (terlambat datang bulan) terjadi karena gangguan hormon atau masalah pertumbuhan. Selain itu gangguan ini juga dapat disebabkan oleh rendahnya hormon pelepas gonadotropin (pengatur siklus haid), stres, penurunan berat badan, penurunan atau naiknya berat badan secara ekstrim dan lain sebagainya. Adapun cara untuk mengatasinya adalah cukup dengan melakukan istirahat yang cukup dan makan makanan yang baik dikonsumsi selama menstruasi seperti buah-buahan, daging tanpa lemak, dan cokelat.

Dismenore (menstruasi menyakitkan)

Dismenore adalah gangguan ketika menstruasi merasa sangat sakit. Biasanya sakit yang dirasakan pada bagian perut terasa nyeri dan perut bagian bawah hingga menyebar pada bagian pinggang. Selain itu juga disertai rasa nyeri dan kram pada perut yang sangat parah, adapun kram tersebut terjadi karena kontraksi dalam rahim. Jika gangguan ini terjadi pada wanita remaja ini bukanlah menunjukkan sebuah penyakit tertentu. Namun jika terjadi kepada wanita yang sudah tua bisa jadi ini karena sebuah penyakit yaitu seperti radang panggul, kehamilan estropik dan fibroid uterus. Cara untuk meringankan gangguan ini adalah dengan cara mengonsumsi obat anti nyeri, mengkompres perut dengan menggunakan botol yang berisi air hangat dan melakukan olahraga ringan.

Menoragia (pendarahan menstruasi berlebihan)

Monoragio adalah gejala yang tandai dengan banyaknya darah yang keluar ketika menstruasi. Wanita dalam siklus yang normal akan mengeluarkan darah 30 ml selama 7 hari menstruasi. Namun jika lebih dari itu maka Anda perlu waspada terjadinya gangguan monoragia. Penyebab terjadinya monoragia adalah ketidakseimbangnya jumlah estrogen dalam tubuh dan penyakit lainnya yaitu infeksi pada rahim atau pada jalan rahim, penyakit darah. Jika gangguan ini sering terjadi maka sebaiknya segera untuk memeriksakan ke dokter.

Itulah gangguan menstruasi dan cara mengatasiyang perlu Anda ketahui. Baca juga artikel tentang Tips memperlancar menstruasi secara alami.

gangguan menstruasi dan cara mengatasinya - pencegahan penyakit gangguan menstruasi - pencegahan gangguan menstruasi - cara pencegahan menstruasi - bagaimana cara mengatasi sesorang yang mengalami gangguan haid - solusi gangguan haid - penyebab dan cara mengobati gangguan menstruasi - pencegahan mentruasi - penanganan gangguan haid karena stress - Obat mengatasi gangguan menstruasi - masalah haid dan cara menanganinya - cara pencegahan pengobatan penanganan penyakit gangguan menstruasi - cara menyeimbangi hormon pada wanita - upaya pencegahan haid -