Manfaat Tanaman Kumis Kucing Bagi Kesehatan Tubuh

On Thursday, June 6th, 2019 Categories : Manfaat, Obat

Siapa yang tidak mengenal tanaman kumis kucing? Tanaman yang bernama latin Orthosiphon Stamineus ini sudah lama dikenal sebagai tanaman obat yang sanggup menyembuhkan berbagai penyakit.

Manfaat tanaman kumis kucing untuk obat-obatan ini biasanya digunakan dalam bentuk ramuan herbal yang diracik baik sebagai minuman maupun campuran bahan obat dan dikonsumsi dalam frekuensi waktu tertentu. Dengan mengkonsumsinya secara rutin, tentunya dapat memberikan efek kesembuhan yang lebih maksimal.

Manfaat Tanaman Kumis Kucing yang paling dikenal adalah untuk menyembuhkan masalah batu pada saluran kemih seperti kencing batu, batu ginjal, batu ureter dan batu kandung kemih. Ia dapat meluruhkan memperlancar saluran kemih sehingga batu saluran kemih dapat terkikis atau terdorong keluar.

Manfaat Tanaman Kumis Kucing

manfaat-tanaman-kumis-kucing

Cara pembuatan obat kencing batu dengan menggunakan kumis kucing ini dapat dilakukan dengan menyiapkan sekitar 90mg daun kumis kucing yang telah dibersihkan.

Setelah itu, rebuslah air sebanyak 1 liter yang dicampurkan dengan daun kumis kucing. Rebuslah hingga air berkurang dan menguap 250cc dari jumlah air semula. Dengan begitu, hanya tersisa rebusan 750cc untuk dikonsumsi penderita. Minumlah air rebusan ini sebanyak 3 kali sehari.

Kumis Kucing memang sangat baik untuk kesehatan saluran kemih. Tak hanya untuk mengobati kencing batu, manfaat tanaman obat kumis kucing inipun biasa digunakan untuk membantu masalah saluran kemih lainnya.

Infeksi kandung kemih memang dapat menjadi penyakit yang menyiksa, oleh karena itu, pengobatan dengan kumis kucing ini pun cukup banyak dilakukan. Caranya, bersihkan kurang lebih 10 helai daun kumis kucing, dan rebus dengan air kurang lebih setengah gelas. Minumlah dua kali sehari, dengan dosis air rebusan sebanyak setengah gelas saja.

Berbagai penyakit pun sesungguhnya dapat diobati dengan khasiat tanaman herbal yang satu ini. Manfaat tanaman kumis kucing untuk penyakit dikenal dapat menyembuhkan masuk angin, sakit pinggang, diabetes, hingga batu ginjal. Air rebusan daun kumis kucing senantiasa dijadikan obat untuk menyembuhkan penyakit-penyakit ini.

Pada penyakit batu ginjal misalnya, dibutuhkan racikan khusus yang dicampur dengan daun kumis kucing. Racikan tersebut membutuhkan antara lain daun keji beling, daun ngokilo, serta daun kumis kucing dalam takaran 25 gr yang direbus bersama-sama. Air rebusan ini sebaiknya direbus dalam takaran 4 gelas, dan dosis konsumsinya adalah dengan menghabiskannya dalam sehari (pagi, siang, sore, dan malam).

Apabila ingin meracik ramuan herbal dengan tanaman kumis kucing, gunakan tanaman kumis kucing sesuai dengan anjuran. Biasanya, ada racikan-racikan tertentu yang membutuhkan tanaman kumis kucing yang kering, maupun yang masih segar. Begitu pula dengan dosis untuk mengonsumsi obat dari tanaman ini, karena tidak dianjurkan mengkonsumsinya terlalu banyak maupun terlalu sedikit.

Bunga kumis kucing bersifat diuretik artinya meningkatkan laju pembentukan urin/air kencing, Jika terlalu banyak dapat menyebabkan cairan tubuh yang keluar dalam bentuk urin terlalu banyak sehingga menyebabkan dehidrasi sedangkan jika terlalu sedikit maka efek yang diharapkan tidak tercapai.

Bagi anda yang tinggal di desa pastinya tidak sulit mendapatkan tanaman kumis kucing tetapi jika anda tinggal diperkotaan akan sulit mendapatkannya namun tidak perlu khawatir karena herbal kumis kucing sudah bisa didapatkan dalam bentuk kapsul yang dijual ditoko-toko herbal di kota anda. Herbal kumis kucing juga mudah didapatkan dari online shop.

Manfaat tanaman kumis kucing bagi kesehatan ini dapat dirasakan khususnya untuk penyakit-penyakit dalam. Tak hanya penyakit yang telah disebutkan sebelumnya, ia pun sanggup menjaga tekanan darah, membersihkan ginjal, rematik, dan asam urat.

Mengkonsumsi ekstrak kumis kucing sebaiknya diimbangi dengan minum air putih yang cukup. Minuman kumis kucing juga bisa ditambahkan madu karena rasa pahitnya cukup kuat.

Saat anda menggunakan obat herbal pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter ataupun herbalis yang berkompeten. Terapi dan obat yang tepat dapat membawa kesembuhan tetapi terapi yang salah bisa berakhir sia-sia bahkan bisa membahayakan diri anda.